Home     About Us     Partners     Clients     Experiences     Testimoni     Career     Magang     Member




     twitter   google+   linkedin

Latest Post


Terjadi Longsor di Jalan Raya Puncak, Bogor

10 November 2017 09:53


Longsor kembali terjadi di Jalan Raya Puncak, Desa Tugu Selatan Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Tebing setinggi empat meter longsor karena curah hujan yang tinggi pada daerah itu dan menimpa seorang pengendara sepeda motor yang melintas. Fahmi(16), mengalami luka pada bagian kaki karena tertimpa batang pohon, korban langsung dibawa ke RSPG Cibeureum agar mendapatkan perawatan yang tepat.

 

Selain menyebaban korban, longsor juga menutupi sebagian badan jalan. Sehingga untuk melewati jalan tersebut harus saling bergantian.

 

Kepala Subbagian Humas Polres Bogor Ajun Komisaris Ita Puspita Lena mengatakan “ longor terjadi karena curah hujan yang tinggi, sehingga kondisi tanah tidak kuat menahan volume air”. Ujarnya seperti dilansi Kompas.com

 

Ita menambahkan” Kondisi tanah disana labil akibat hujan yang sering dalam beberapa hari ini, longsor terjadi diduga karena volume air sangat banyak meresap kedalam tanah. Sehingga pohon dan tanah disekitar tidak mampu menahan volume air tersebut” katanya.

 

Petugas kepolisian dan Petugas Satpol PP di terjunkan guna melakukan evakuasi terhadap material longsor yang menutupi jalan agar akses warga tidak terganggu oleh material.

 

Wilayah yang rawan longsor sebenarnya dapat dipantau menggunakan slope monitoring system. Selain itu, untuk memberi peringatan pada warga maka perlu dipasang Early Warning System untuk menghindari jatuhnya korban.

 

PT Testindo sebagai perusahaan control dan monitoring system memberikan layanan Slope Monitoring System dan pemasangan instrument Early Warning System dengan peralatan yang memadai dan tenaga ahli yang berpengalaman.

 

Informasi pemesanan silakan hubungi tim kami mellaui nomor telpon yang tertera di website ini atau chat dengan kami melalui fitur chating online yang ada di pojok kanan bawah website ini.