Home     About Us     Partners     Clients     Experiences     Testimoni     Magang     Member

twittergoogle+linkedin

Pengujian Getaran dan Kebisingan di Kereta Bandara Railink

31 January 2018 04:07


Beberapa waktu yang lalu Kereta Bandara Railink resmi diperkenalkan pada masyarakat untuk akses transportasi modern menuju bandara Soekarno-Hatta. Kereta yang dibuat oleh PT INKA dengan konsep yang modern dan mewah ini memiliki 6 gerbong dalam satu rangkaian yang dapat menampung sekitar 272 penumpang menuju bandara.

 

Dalam menunjang kenyamanan dan keamanan dalam kereta, PT Testindo dan Institut Teknologi Bandung (ITB) bekerja sama melakukan beberapa pengujian di dalam gerbong kereta tersebut. Pengujian lebih tertuju pada kebisingan, getaran dan kekasaran pada kereta railink.

 

Pengujian dilakukan dengan menggunakan beberapa Instrument yang telah dibuat dan dirangkai oleh Engineer PT Testindo.

 

Insturment Accelerometer merupakan salah satu alat yang digunakan untuk menguji getaran yang terjadi pada gerbong, pengujian getaran ini dilakukan ketika posisi kereta berjalan. Titik sensor akan dipasang secara diam (Fixed) dan ada juga yang dipasang dipindah-pindah (Moving) sesuai dengan prosedur.

 

Pengujian Kereta Bandara Railink

    

Gambar diatas merupakan sensor yang dipasang secara diam (Fixed)

 

 

Pengujian Kereta Bandara

 

Gambar di atas adalah sensor yang dipasang dapat dipindah (Moving).

 

     

Pengujian kereta bandara railink

 

Engineer dari PT Testindo sedang melakukan pemasangan sensor Accelerometer dan sedang memasangkan ke TMR data logger.

 

Kereta akan berjalan dengan kecepatan tertentu dan berhenti pada stasiun yang telah di rencanakan. Sensor Accelerometer akan bekerja untuk membaca getaran yang terjadi pada gerbong kereta selama perjalanan sehingga ketika terjadi kejanggalan bisa langsung diketahui . Kereta berhenti di stasiun yang telah ditentukan dan para engineer akan melakukan record data pada sensor accelerometer.
 

 

Pengujian kereta bandara railinka

 

Engineer PT Testindo sedang melakukan record data yang telah dilakukan pengujian dengan menggunakan sensor Accelerometer.

 

Sensor Accelerometer yang dipasangakan sesuai titik akan dihubungkan ke dalam TMR data logger untuk menginput getaran yang terjadi. kemudian kabel dari data logger akan disambungkan dengan laptop agar mudah analisanya dengan bantuan software khusus.

 

Pengujian juga dilakukan untuk menguji tingkat kebisingan atau noise yang ada didalam gerbong maupun yang berada diluar gerbong.  Pengujian ini agar memberikan rasa nyaman dan dapat mengetahui dimana letak sumber kebisingan tersebut.

 

Kebisingan dilakukan dengan menggunakan alat Sound Meter, alat ini berfungsi untuk menguji kebisingan dan suara didalam gerbong. Sebelum menggunakan alat ini akan dilakukan kalibrasi untuk mendapatkan hasil data yang akurat. Untuk pengujuian kebisingan ini dilakukan oleh Pihak ITB (Institute Teknologi Bandung).

 

Sound Meter akan bekerja dan akan menujukkan nilai dari kebisingan di dalam gerbong, pada setiap gerbong akan dipasangkan tripod yang telah dipasangkan sensor, tujuannya adalah untuk mengetahui gelombang kebisingan dan rambatan suara yang terjadi.


   

pengujian kereta bandara railink

 

(Gambar di atas) Pengujian dengan menggunakan Sound Meter di dalam gerbong kereta.

 

 

pengujian kereta bandara railink

 

Sound meter juga dihubungkan dengan data logger dan disambungkan dengan laptop untuk proses pembacaan yang akurat.
 

 

pengujian kereta bandara railink

 

Hasil dari proses pengujian dengan menggunakan alat sound meter yang dilakukan oleh pihak ITB (Institute Teknologi Bandung).

 

Testindo sebagai perusahaan control dan monitoring system menyediakan layanan pengujian getaran, kebisingan, uji pengereman, monitoring bahan bakar dan lainnya. Informasi lebih jelasnya silakan hubungi kami melalui nomor Telepon: (021) 29563045, Whatsapp: 0813 9929 1909, Email: sales@testindo.com



Another Blog