Home     About Us     Partners     Clients     Experiences     Testimoni     Magang     Member

twittergoogle+linkedin

Inilah Penyebab Munculnya Vibrasi pada Blade Turbin Gas

12 February 2019 09:40


Turbin gas merupakan rangkaian alat yang memanfaatkan gas sebagai fluida untuk menggerakan turbin dengan menggunakan kompresor yang terintegarasi mesin pembakaran internal. Pada bagian dalam turbin gas, energi kinetik akan diubah menjadi energi mekanaik lewat udara yang memiliki tekanan sehingga dapat memutar suhu turbin hingga akhirnya menghasilkan daya.

 

Ada 3 komponen utama pada turbin gas yaitu ruang bakar, kompresor dan trubin.

 

Biasanya, turbin gas dipakai untuk menggerakan generator listrik. Supaya turbin dapat berputar maka harus dirangkai dengan komponen lainnya hingga menjadi sebuah satu kesatuan yang disebut siklus brayton.

 

vibrasi turbin gas

 

source : FlightLiteracy.com

 

Komponen yang terdapat pada siklus ini adalah combuster, turbin dan kompresor. Sedangkan material lainnya yang harus digunakan agar turbin gas dapat berjalan dengan baik yaitu control system, lubrication system, fuel system, cooling system dan lainnya.

 

Selain digunakan untuk penggerak generator listrik, turbin gas juga dipakai untuk pemanas HRSG (Heat Recovery Steam Generator) atau generator uap.

 

Penyebab Timbulnya Vibrasi pada Blade Turbin Uap

 

Jika sering digunakan, turbin uap kerap menimbulkan getaran yang cukup keras padahal timbulnya getaran atau vibrasi sangat dihindari oleh para engineering, apalagi jika getaran tersebut muncul dari blade turbin gas.

 

Efek dari getaran pada bagian blade turbin dapat merambat sehingga seluruh bagian mesin ikut bergetar. Jika blade terus bergetar maka dapat menyebabkan kelelahan/fatigue parah pada turbin, sehingga putarannya menjadi melemah.

 

Jika getaran atau vibrasi terjadi karena disebabkan oleh keausan atau kelonggaran sistem  mekanis maka integritas struktural dari seluruh sistem putaran turbin sangat beresiko. Nantinya, vibrasi blade dapat memberikan tekanan yang berlebih pada komponen disekitarnya sehingga dapat mengakibatkan pembentukan retakan.

 

Selain itu, getaran atau vibrasi blade turbin tunggal juga dapat menyebabkan getaran yang diinduksi pada blade yang berdekatan. Bukan itu saja, vibrasi blade juga dapat mengubah kinerja aerodinamis pada mesin industri.

 

Kondisi lain timbulnya vibrasi blade pada turbin gas karena tekanan dinamis. Biasanya tidak menjadi masalah jika getarannya masih sedikit dan masih sesuai dengan natural frequency. Salah satu alasanya karena blade turbin tidak terpasang erat ke hub sehingga bergerak sedikit.

 

Getaran blade berpotensi menyebabkan kelelahan dan retak pada bagian blade turbin yang memiliki tekanan tinggi, kondisi ini biasanya bisanya terjadi pada pusat blade yang berhadapan dengan rotor. Dalam kasus terburuk, vibrasi blade dapat menyebabkan kegagalan total blade, berpotensi mematikan blade, dan kegagalan total pada seluruh bagian turbin gas.

 

Sebenarnya getaran atau vibrasi turbin gas bisa dianalisa menggunakan vibration meter. Namun, untuk menghindari kegagalan total dan kerusakan yang lebih besar sebaiknya dilakukan vibration monitoring untuk mendeteksi kerusakan pada turbin gas melalui getaran yang dikeluarkan.

 

Testindo sebagai perusahaan yang bergerak di bidang control dan monitoring system menyediakan layanan vibration monitoring dan preventive mainetenance untuk berbagai komponen dan material industri.

 

Informasi pemesanan silakan hubungi kami melalui nomor Telepon : 021 29563045, WA : dan email : sales@testindo.com atau bisa juga melalui chat interaktif kami yang ada di pojok kanan bawah website ini.



Another Blog