Home     About Us     Partners     Clients     Experiences     Testimoni     Magang     Member

twittergoogle+linkedin

Perbedaan Metode NDT Eddy Current dengan Magnetic Particle Inspection

21 May 2018 03:45


Setiap material yang digunakan pada proses industri berpotensi mengalami cacat atau kerusakan pada permukaan dan bagian dalamnya. Sayangnya, bagian yang cacat tersebut tidak selalu bisa dilihat secara visual menggunakan mata, dibutuhkan pengujian khusus untuk mendeteksi cacat secara akurat.

 

Salah satu jenis pengujian specimen material yang sering digunakan yaitu NDT (Non Destructive Test) atau pengujian tanpa merusak.

 

Sesuai dengan namanya “pengujian tanpa merusak”, pengujian ini tidak merusak struktur material yang diuji sehingga material tersebut masih bisa dipakai kembali untuk proses industri. Pengujian ini menganalisa berbagai macam parameter seperti kekerasan, regangan, retakan, dan lainnya.

 

NDT Magnetic Particle Inspection Eddy Current

 

Non Destructive Test (Uji tanpa Merusak)

 

Untuk uji kekerasan biasanya juga dilakuka untuk menentukan kekuatan dan kualitas material. Pengujian kekerasan menggunakan alat yang disebut hardness tester.

 

Namun, untuk mengetahui sejauh mana cacat atau kerusakan pada material maka harus dilakukan metode inspeksi seperti visual, eddy current, magnetic particle dan vacuum test. Namun, metode yang paling sering digunakan yaitu magnetic particle dan eddy current.

 

Apa saja perbedaan kedua metode inspeksi ini? Berikut ini penjelasannya :

 

Magnetic Particle

 

Metode NDT magnetic particle berfungsi untuk menguji material yang bersifat ferromagnetic seperti baja dan besi. Proses identifikasi metode ini tertuju pada bagian surface dan subsurface. Prinsip kerja magnetic particle yaitu mengamati perubahan garis gaya magnet (flux) karena adanya cacat pada material yang diuji.

 

Kelebihan Metode Magnetic Particle

 

  • Metode ini bisa diterapkan pada material atau specimen yang permukaannya luas dengan cepat
  • Alat yang digunakan mudah didapat dan harganya cukup terjangkau
  • Pembacaan bagian material yang mengalami cacat sangat mudah dilakukan
  • Magnetic Particle juga dapat digunakan untuk mendeteksi adanya cacat pada surface dan subsurface material yang diuji

 

Kekurangan Metode Magnetic Particle

 

  • Permukaan material atau benda yang diuji harus bersih dan halus, tidak boleh kotor dan kasar.
  • Pengujian dengan metode ini hanya cocok untuk material yang bersifat ferromagnetic
  • Butuh arus yang besar jika pengujian dilakukan pada material yang berukuran besar
  • Medan magnet harus diatur dengan tepat sehingga cacat bisa dideteksi

 

Eddy Current

 

Metode pengujian ini menggunakan perubahan arus listrik pada material yang bersifat konduktif yang dihubungkan melalui medan magnet yang dapat memberikan induksi. Eddy current (perubahan arus listrik) akan terlihat ketika cacat terdeteksi sehingga menyebabkan terjadi perubahan pada magnet yang memberikan induksi.

 

Kelebihan Metode Eddy Current

 

  • Persiapan untuk pengujian tidak sulit
  • Dapat mendeteksi adanya cacat pada bagian surface dan near surface
  • Metode ini juga bisa diterapkan untuk kebutuhan lain selain untuk mendeteksi cacat
  • Probe yang digunakan tidak harus menempel pada benda yang diuji

 

Kekurangan Eddy Current

 

  • Peralatan yang digunakan harus dikalibrasi terlebih dahulu
  • Kedalaman penetrasi sangat terbatas
  • Pengujian ini hanya bisa diterapkan pada material yang bersifat konduktif
  • Butuh keahlian untuk melakukan metode pengujian ini
  • Metode Eddy Current tidak dapat mendeteksi cacat yang susunannya sejajar

 

Testindo menyediakan layanan Pengujian NDT dengan berbagai metode seperti Magnetic Particle InspectionEddy Current , Vacuum Test , dan Radiography.

 

Pemesanan dan konsultasi silakan hubungi kami Telepon: (021) 29563045Whatsapp: 0813 9929 1909Email: sales@testindo.com

 

Anda juga bisa menanyakan langsung kepada tim kami melalui fitur chating yang ada di pojok kanan bawah website ini.



Another Blog