Home     About Us     Partners     Clients     Experiences     Testimoni     Career     Magang     Member




     twitter   google+   linkedin

Latest Post


Pentingnya Monitoring Lahan Gambut untuk Menghindari Terjadinya Kebakaran

23 November 2017 02:03


Indonesia pernah mengalami kebakaran lahan gambut yang cukup hebat pada tahun 2015 di tujuh provinsi yang berbeda. Luas lahan yang terbakar secara keseluruhan mencapai 875.000 hektar. Total kerugian menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berjumlah Rp 210 Triliun. Sejak kejadian itu, Badan Restorasi Gambut (BRG) melakukan restorasi ekosistem lahan gambut mulai tahun 2017.

 

Ada tiga komponen penting dalam ekosistem lahan gambut yaitu karbon (gambut), air dan tanaman. Kandungan air yang terdapat pada gambut merupakan struktur penting pada ekosistem gambut, hal ini dikarenakan pada gambut terdiri dari 90% air. Menurunnya kandungan air pada gambut disebabkan adanya pembangunan saluran drainase di sekitar lahan gambut sehingga muka air tanah pada lahan gambut mengalami penurunan.

 

Berdasarkan penelitian ini pemerintah mengeluarkan peraturan PP No.57/2016 yang berisi tentang pentingnya menjaga muka air lahan gambut hingga kedalaman 0,4 m. Peraturan ini dibuat dengan tujuan untuk mengurangi pengaruh emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan juga mempertahankan permukaan lahan gambut (subsiden) agar tidak mengalami penurunan. Jika air tanah gambut semakin turun maka laju subsidennya akan semakin meningkat.

 

Efek lain dari penurunan air tanah pada lahan gambut adalah meningkatnya emisi CO2 . Berdasarkan pengukuran yang dilakukan oleh para ahli, jika penurunan air tanah gambut mencapai kedalaman 75 cm maka emisi karbon yang meningkat berkisar antara 60-100 CO2/Ha/Tahun. Semakin kering lahan gambut maka resiko terjadinya kebakaran semakin besar.

 

Sebelum timbul kebakaran pada lahan gambut, maka dibutuhkan suatu instrument untuk memantau kondisi penurunan air tanah lahan gambut.

 

instrument monitoring lahan gambut

Insturment Monitoring Lahan Gambut

 

Instrument ini terdiri dari sensor water level, sensor kelembapan tanah, pipa pvc, weather station (sensor untuk curah hujan, panel surya, dll).

 

instrument monitoring lahan gambut

 

Pagar Pembatas

 

Pemasangan instrument ini menggunakan pagar pembatas besi agar lebih aman.

 

Instrument Monitoring Lahan Gambut

Data Logger Monitoring Lahan Gambut

 

Semua hasil pengamatan atau monitoring lahan gambut dikumpulkan lewat data logger kemudian dikirim ke server utama dan dibaca melalui dashboard pada software khusus monitoring yang dipasang di monitor komputer atau laptop.

 

PT Testindo sebagai perusahaan control dan monitoring system melayani pemasangan sistem monitoring lahan gambut. Testindo memiliki peralatan pengujian yang memadai dan didukung dengan tenaga ahli dan berpengalaman. Informasi lebih lengkap dan pemesanan silakan hubungi kami di nomor telpon yang tertera di website ini.

 

Jika ada pertanyaan, silakan tanyakan langsung melalui fitur chating online yang ada di pojok kanan bawah website ini.



Another Blog