Home About Us Partners Clients Experiences Testimoni Magang Member

Penjelasan Kenapa Hasil Dynotest Berbeda-Beda

20 June 2017 14:41


Dynotest berbeda-beda dynoDynotest merupakan metode pengujian untuk mengetahui besarnya performa mesin suatu kendaraan, baik itu performa mesin mobil, motor, bus dan lainnya. Dengan menjalankan pengujian dynotest ini maka anda dapat mengetahui besarnya performa kendaraan sejak pertama kali dibeli sampai terkahir kali anda gunakan. Selain itu, anda juga dapat mengetahui indikasi kerusakan melalui pengujian dynotest ini.

 

 

Pada umumnya setiap pabarik otomotif pasti memiliki instrument dan mesin dynotest ini, ukurannya memang besar sehingga dibutuhkan ruang yang cukup luas untuk penempatan dynotest. Namun, sekarang ini sudah banyak bengkel-bengkel besar yang juga menyediakan peralatan dynotest. Untuk harganya bervariatif, tergantung jenis kendaraan dan besarnya power kendaraan.

 

 

Namun, yang mungkin membuat banyak orang bingung, kenapa hasil setiap dynotest itu berbeda-beda? Padahal dilakukan menggunakan mesin yang sama, kendaraan yang sama, bahkan oleh operator yang sama juga. Ada kemungkinan terjadinya eror pada setiap dyno test, dan ini merupakan hal yang lumrah. Biasanya, diambil hasil yang paling memuaskan jika kepentingannya untuk dipublish di media masa.

 

 

Beberapa bagian pada instrument dynotest yang mungkin menyebabkan perbedaan hasil yaitu perhitungan pada komputer, tingkat kalibrasi, pemasangan instalasi motor pada mesin dyno, sensor putaran pada mesin dyno, dan operator yang mengoperasikan mesin.

 

 

Pada umumnya, mesin dyno yang saat ini banyak digunakan di beberapa bengkel memiliki model inersia. Jika kesalahan pada operator biasanya terjadi karena proses Tarik gas yang berbeda-beda pada saat running dyno sehingga hasil yang didapatkan juga berbeda-beda.

 

 

Jika dilihat dari prinsip kerja dynotest model inersia ini maka dapat disimpulkan jika perbedaan hasil dynotest ini disebabkan beberapa penyimpangan :

 

  • Terdapat kesalahan pada saat pengukuran dimensi drum dan berat
  • Pengaruh dari mikrokontroler yang digunakan untuk mengukur performa keseluruhan
  • Kalibrasi yang tidak dilakukan secara periodik sehingga menyebabkan hasil pengukuran menjadi berbeda

 

 

Semua penyimpangan tersebut tentunya dapat diminimalisir dengan memperhatikan secara detail proses dynotest dan langsung mencatat setiap progress ketika terjadi penyimpangan. Sebenarnya untuk menjalankan dynotest bisa dijalankan sendiri asalkan anda memiliki peralatannya.

 

 

PT Testindo menyediakan penjualan berbagai macam instrument dan mesin untuk kebutuhan dynotest. Jika anda berminat atau ingin info lebih lengkapnya silakan hubungi staff kami dengan memanfaatkan fitur chatting yang ada di pojok kanan bawah website ini.



Another Blog


Link Information
Contact Us
  • Office: Jl.Radin Inten II No 61 B Duren Sawit Jakarta Timur
  • Phone: 021-2956-3045
  • Whatsapp: 0813-9929-1909 (Zulfikri)
  • Whatsapp: 0822-5870-6420 (Anto)
  • Whatsapp: 0821-1460-7782 (Faoji)
  • Email: sales@testindo.com