Home     About Us     Partners     Clients     Experiences     Testimoni     Magang     Member

twittergoogle+linkedin

Dynotest, Cara Tepat untuk Mengukur Performa Motor

02 June 2017 06:31


Belakangan ini banyak sekali produsen motor yang mengkalim produk motor yang mereka produksi memiliki performa yang bagus. Namun, setelah diuji ternyata hasilnya tidak sesuai dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh si produsen, bahkan ada juga yang menurun loh. Contoh, pada kasus Yamaha R 25 yang dikabarkan performanya sempat turun setelah konsumen dan beberapa media melakukan test sendiri menggunakan dynotest.

 

 

dynotest pada motor

 

gambar: chopperdesign.com

Dynotest pada Motor

 

Dynotest merupakan suatu pengujian yang dilakukan untuk mengetahui performa maksimal engine pada semua kendaraan, salah satunya mesin motor. Dynotest itu sendiri terbagi menjadi 2 macam yaitu engine dyno (pengujian pada mesin sebelum dipasang pada body) dan chassis dyno (pengujian yang dilakukan pada mesin sesudah dipasang pada body).

 

 

Biasanya yang menggunakan dynotest adalah pabrik otomotif dan bengkel besar yang menyediakan layanan modifikasi motor. Dibutuhkan mekanik yang mampu membaca data grafis yang terlihat pada layar monitor pada saat proses dynotest berlangsung. Selain itu, ada juga beberapa alat yang diperlukan untuk dynotest seperti roller dan blower.

 

 

Biasanya dynotest dilakukan ketika motor dipasang perangkat baru yang diklaim mampu meningkatkan performa, nantinya hasil dynotest tersebut akan menunjukkan hasil apakah setelah dipasang perangkat baru tersebut performa motor betul-betul meningkat atau hanya janji manis saja.

 

 

Jenis dynotest yang paling sering dilakukan yaitu Chassis Dynotest, karena jenis dynotest ini tidak harus mengeluarkan mesin dari dalam motor. Nanti, ban belakang motor diikat menggunakan roller agar pada saat motor digas kencang tidak goyang.

 

 

Beberapa persiapan yang harus dilakukan untuk dynotest motor

  • Kondisi motor harus dalam keadaan sehat, tidak down apalagi sampai turun mesin
  • Memperhatikan juga kondisi cuaca dan suhu ruangan pada saat dynotest, hal ini dapat mempengaruhi penilain performa pada saat dynotest berlangsung
  • Lampirkan juga data awal dynotest dari pabrik pada saat motor pertamakali anda beli untuk dijadikan patokan pada saat pengujian

 

 

Banyak hal yang bisa anda dapatkan dari dynotest ini, selain mendapatkan nilai power dari motor tersebut, anda juga bisa meningkatkan performa mesin agar lebih optimal. Untuk run power test pada dynotest ini berlangsung selama 1 jam. Selama Run Power Test tersebut berlangsung baru bisa ditemukan peak terbaik, jadi tidak bisa hanya 2-5 kali run saja.

 

PT Testindo melayani penjualan berbagai macam alat atau instrument untuk dynotest. Jika anda berminat silakan hubungi staff kami melalui fitur chatting warna biru yang ada di pojok kanan bawah website ini.



Another Blog