Home     About Us     Partners     Clients     Experiences     Testimoni     Magang     Member

twittergoogle+linkedin

Preventive Maintenance dan Predictive Maintenance Pada Industri

29 November 2018 03:35


Sebuah mesin pabrik merupakan bagian yang penting untuk memperlancar proses produksi, salah satu faktor yang mempengaruhi kelancaran proses produksi adalah mesin. Itulah sebabnya mengapa perawatan mesin adalah hal yang tidak boleh dilewatkan, mengingat mesin merupakan  salah satu faktor terpenting dalam suatu eksistensi perusahaan, oleh karena itu kita harus melakukan maintenance (pemeliharaan). Salah satu sistem pemeliharaan dalam sebuah industri yaitu Preventive Maintenance dan Predictive Maintenance.

 

Preventive Maintenance merupakan suatu pengamatan secara sistematik yang disertai dengan analis teknis – ekonomis untuk menjamin berfungsinya suatu peralatan produksi dan memperpanjang umur peralatan industri. Tujuan dari Preventive Maintenance adalah untuk mencapai suatu tingkat pemeliharaan terhadap seluruh pralatan produksi agar memperoleh suatu kualitas produk yang optimum, kegiatan pada Preventive biasanya meliputi :

- Inspeksi, Inspeksi adalah kegiatan pemeliharaan periodik untuk memeriksa kondisi komponen peralatan produksi.

- Pemeliharaan berjalan / sering disebut Running maintenance, merupakan kegiatan pemeliharaan tanpa    menghentikan peralatan yang sedang beroperasi.

- Penggantian komponen yang kecil, merupakan pemeliharaan yang menggantikan komponen kecil saja.

- Shutdown Maintenance, adalah pemeliharaan yang dilakukan ketika mesin produksi sedang offline / sedang berhenti memproduksi.

 

Tujuan dari Preventive Maintenance adalah untuk menemukan suatu tingkatan yang menunjukan gejala kerusakan sebelum alat – alat produksi mengalami kerusakan yang sangat fatal, maka sudah kita ketahui Preventive Maintenance berfungsi menangani langsung hal – hal yang bersifat mencegah terjadinya kerusakan pada alat produksi dengan beratur dan berkala serta memperbaiki kerusakan kecil yang ditemukan saat pemeriksaan.

 

Jadi Preventive Maintenance merupakan bentuk baru dari perencanaan pemeliharaan yang dimana penggantian suku cadang dilakukan sejak terjadinya kerusakan. Untuk membantu melaksanakan Predictive Maintenance terdapat sesuatu diagram analis predictive yang sering digunakan yang mengacu pada kondisi peralatan produksi. Dalam Predictive Maintenance terdapat metode metode dalam pemantauan atau monitoring kondisi dari suatu peralatan produksi, antara lain :

 

1. Memonitoring minyak pelumas dengan cara mengambil sebuah sample oli dari peralatan produksi untuk mengecek tingkat kekentalannya / untuk melihat kualitas oli yang tersimpan di tangki oli.

 

2. Monitoring Visual Metode ini menggunakan pancaindra yang meliputi indra penglihatan, indra perasa, dan indra pendengaran guna mengetahui kondisi mesin.

 

3. Monitoring kinerja merupakan teknik dalam memonitoring kondisi mesin produksi dengan cara memeriksa dan mengukur parameter kinerja kemudian dibandingkan dengan standardnya.

 

4. Monitoring geometris diharapkan penyimpangan geometris yang terjadi pada peralatan produksi dapat kita ketahui dan dapat dilakukan kegiatan pengukuran leveling dan pengukuran posisi (alignment)

 

5. Monitoring getaran, pada monitoring ini memeriksa dan mengukur letak getaran secara rutin dan terus menerus.

 

Predictive Maintenance merupakan cara terbaik dalam melakukan perawatan mesin produksi, dengan adanya Predictive Maintenance anda dapat memprediksi kapan waktu memperbaiki mesin anda. Dengan demikian, kinerja mesin anda tetap berjalan dengan lancar sehingga proses produksi tidak akan terhambat.

 

Testindo sebagai perusahaan yang bergerak dibidang control & measurement system menyediakan layanan predictivie dan preventice maintanance untuk berbagai industri. Informasi pemesanan dan konsultasi silakan hubungi kami di nomor Telepon : 021 29563045 dan email : sales@testindo.com atau bisa juga melalui chat interaktif kami yang ada di pojok kanan bawah website ini.



Another Blog