Home     About Us     Partners     Clients     Experiences     Testimoni     Career     Magang     Member




     twitter   google+   linkedin

Latest Post


Pembangunan 2 Bendungan untuk Mengurangi Banjir di Jakarta

09 November 2017 03:57


Memasuki bulan Oktober-April merupakan bulan dengan curah hujan yang cukup tinggi yang hampir mengguyur seluruh kota di Indonesia. Jakarta sebagai Ibu Kota tentunya akan kerepotan untuk menampung debit air yang cukup besar, ditambah lagi datangnya air kiriman dari bogor menuju sungai Ciliwung.

 

Belum lagi buruknya drainase yang sering kali tertutup sampah sehingga membuat air menjadi tergenang dan terjadilah banjir.

 

Pembangunan bendungan ciawi

 

sumber : metropolitan.id

 

Pembangunan Bendungan Ciawi

 

 

Untuk meminimalisir terjadinya banjir, Pemerintah melakukan pembangunan dua bendungan untuk mengendalikan bajir di DKI Jakarta melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Bendungan yang dibangun merupakan bendungan Ciawi dan bendungan Sukamahi dengan menggunakan sistem bedungan kering atau dry dam.

 

Dua proyek itu dikerjakan oleh dua kontraktor berbeda, bendungan Ciawi digarap oleh SNVT PJSA Ciliwung Cisadane dan Abipraya-Sacna KSO dengan luas area genangan 29,22 hektar dan volume tampung 6,45 juta meter kubik.

 

Sedangkan Bendungan Sukamahi digarap oleh kontraktor Wijaya-Basuko KSO, memiliki daya tampung tampung 1,68 juta meter kubik dan luas area genangan 5,23 hektar. Kedua bendungan tersebut ditargetkan selesai konstruksinya pada tahun 2019

 

Bendungan yang telah rampung di prediksi akan memperlambat aliran arus menuju Jakarta sekitar 13 persen, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Imam Santoso mengatakan “ kedua bendungan ini nantinya tidak akan digunakan untuk kepentingan irigasi maupun air baku” ujarnya seperti dilansir Kompas.com

 

Imam juga menambahkan” kalau ditambah lagi dengan berfungsinya sudetan, dan normalisasi sungai maka resiko banjir yang terjadi bisa kita kurangi luasannya dan dampaknya” jelasnya.

 

Selain membuat kedua bendungan, Pemerintah DKI Jakarta juga tengah melakukan normalisasi kali Ciliwung serta menyelesaikan sudetan kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur dan penambahan pintu air Manggarai dan Karet.

 

PT Testindo sebagai perusahaan control dan monitoring system menyediakan layanan online monitoring seperti structural health monitoring system (SHMS), pemasangan instrumentasi monitoring pada bendungan dan lainnya.

 

Informasi pemesanan silakan hubungi tim kami melalui nomor telpon yang tertera di website ini atau chat dengan kami melalui fitur chating online yang ada di pojok bawah website ini.