Home     About Us     Partners     Clients     Experiences     Testimoni     Career     Magang     Member




     twitter   google+   linkedin

Latest Post


Pentingnya Monitoring Keretakan Jalan Supaya Tidak Amblas

11 October 2017 02:33


Tanah merupakan bagian dari kerak bumi yang tersusun dari mineral dan banyak unsur organik. Pembentukan tanah berasal dari hasil pelapukan batuan dengan bantuan organisme sehingga membentuk tekstur unik yang menutupi permukaan bumi. Tanah juga berfungsi sebagai tempat penyimpan air dan menahan erosi. Air yang ada di dalam tanah bisa dimanfaatkan oleh manusia untuk kehidupan sehari-hari.

 

Tanah mempunyai beberapa warna dan lapisan, warna tanah terdiri dari coklat, merah, jingga, hitam kelam dan kuning. Setiap karakteristik warna dan lapisan tanah tentunya berbeda-beda. Tanah yang berwarna hitam merupakan tanah dengan karakteristik gambut dan mempunyai kadar keasaman yang tinggi. Sedangkan tanah yang berwarna merah dan kekuningan biasaya disebabkan oleh bahan kimia berupa kandungan besi yang sudah teroksidasi sangat tinggi.

 

Dalam Konstruksi bangunan, tanah memiliki peran yang sangat penting untuk membuat suatu bangunan agar berdiri dengan kokoh dan kuat. Misalkan pada pembangunan jembatan, gedung, rumah dan tower maka harus dibuat pondasi tiang pancang menggunakan tanah yang keras sebagai pijakannya. Bahkan, untuk pembuatan jalan raya tetap menggunakan tanah sebagai bagian dasarnya kemudian ditutupi lapisan aspal atau beton.

 

Tanah bisa mengalami pergerakan sepersekian mili dalam perhari yang dipengaruhi faktor geografi dan curah hujan yang tinggi. Pergerakan tanah dapat dipantau oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Pergerakan tanah yang terlalu besar dapat membuat jalan menjadi retak. Sayangnya, banyak orang yang menganggap remeh jika terjadi keretakan di jalan. Padahal jalan (aspal dan beton) yang retak tandanya bagian tanah dasarnya mengalami pergeseran dan penurunan.

 

Jika retakan dibiarkan terus-menerus dapat menyebabkan lubang besar dan dalam. Berikut ini beberapa kasus kejadian keretakan tanah di Indonesia sehingga tanah menjadi amblas dan menimbulkan lubang besar :

 

 

Keretakan Tanah Hingga Satu Meter, Sidoarjo

 

crack & monitoring jalan tanah keretakan 

 

Sumber gambar : www.tribunnews.com

 

Di lansir oleh halaman tribunjateng, kepala Dusun Krajang Lor 1, Khamid mengatakan “Keretakan terjadi sudah sejak beberapan tahun yang lalu. Awalnya hanya retak beberapa bagian namun seiring waktu keretakan semakin bertambah. Rata-rata keretakan tanah selebar 20 sentimeter hingga satu meter”

 

Keretakan tanah yang dibiarkan terus-menerus dan ketika hujan datang maka air hujan bisa masuk ke dalam celah jalan yang rusak sehingga mengakibatkan tanah menjadi lunak dan tidak bisa menahan beban dari material jalan raya dan beban kendaraan yang setiap hari lewat.

 

 

Landasan Pacu Bandara Hang Nadim Amblas Sedalam 2 Meter, Batam

 

crack & online monitoring system jalan retak 

 

Sumber gambar : www.tribunnews.com

 

Lubang besar yang ada di landasan pacu mengalami amblas sedalam 2 meter, dengan panjang 12 meter dan lebar 5 meter. “Manager Operational Bubu Hang Nadim Suwarso, mengatakan kerusakan tanah merupakan fenomena alam dan lapisan tanah tersebut kuning sehingga cendrung amblas karena beban setiap saat diatasnya serta gerusan air dibawah permukaan tanah” ujarnya seperti dilansir dari halaman tribunnews

 

 

Tiang Jembatan Cisomang Bergeser

 

crack online monitoring system keretakan jalan 

 

Sumber gambar : www.kilatnews.com

 

Tiang penyangga cisomang yang menjadi bagian ruas Tol Purbaleunyi mengalami pergeseran pada bagian atas tiang selebar 51 sentimeter dan dibagian bawah 1,5 sentimeter. Jembatan yang mempunyai tinggi sekitar 40 meter mengalami keretakan karena tanah pada tiang tersebut mengalami pergeseran.

 

Untuk mencegah terjadinya keretakan yang lebih parah, kendaraan besar seperti truk dan bus dialihkan melalui jalur lain untuk menjaga kekuatan struktur pada tiang jembatan. Sehingga keamanan dan kenyamanan bagi pengendara yang lewat tetap terjaga.



Jembatan Amblas Jalan Margonda Depok Terputus

 

crack online monitoring jalan keretakan jalan 

 

Sumber gambar : www.dream.id

 

Jembatan yang menghubungkan kawasan Margonda dengan Cipayung, Citayam dan Kota Depok terputus karena jembatan amblas dan menyisahkan lubang yang besar. Menurut warga “ sebenarnya jembatan tersebut telah memiliki retak dan patahan di ujung jembatan sejak beberapa bulan terakhir, namun karena tidak kunjung diperbaiki, keretakan sepanjang badan jembatan dan menyebabkan bagian penyangga sisi jembatan amblas” seperti dilansir dari halaman dream.id

 

Perbaikan yang lambat menjadikan jembatan penghubung menjadi amblas sehingga akses warga pun menjadi sulit karena warga harus memutar jalan dengan jarak yang sangat jauh untuk bisa mencapai ketempat tujuan.

 

Bagaimana Cara Memantau Keretakan Jalan ?

 

Ada bahaya yang mengintai ketika tanah retak karena sewaktu-waktu bisa amblas dan menyebabkan terjadinya kecelakaan. Sebenarnya sekarang ini sudah ada alat yang bisa digunakan untuk monitoring atau memantau keretakan di atas permukaan tanah seperti beton, aspal dan lainnya. Sehingga resiko terjadinya tanah amblas bahkan sampai terbelah bisa diminimalisir.

 

Alat tersebut bernama Crack monitoring & alarm system yang dilengkapi dengan wireless data logger yang menggunakan sinyal radio 932 MHZ yang dapat mentransmisi sinyal sensor hingga 10 km pada ruang terbuka (open space). Wireless data logger ini memiliki baterai dengan daya tahan selama 5-8 tahun pemakaian. Teknologi wireless ini sangat menguntungkan dan fleksibel karena bisa dipantau melalui PC ataupun HP yang sudah dilengkapi early alarm warning system.

 

PT Testindo menyediakan crack & inclination monitoring untuk memantau keretakan di aas tanah seperti aspal pada jalanan, flyover dan runaway bandara. Informasi pemesanan silakan hubungi kami melalui nomor telpon yang tertera di website ini atau bicara langsung dengan tim kami melalui fitur chating online yang tersedia di pojok bawah website ini.



Another Blog