Home     About Us     Partners     Clients     Experiences     Testimoni     Magang     Member

twittergoogle+linkedin

Sejumlah jalanan di jakarta berlubang akibat banjir

03 May 2018 06:21


jalanan berlubang di jakartaSetelah hampir dua minggu  terendam banjir , masalah baru timbul bagi pemerintah DKI Jakarta. Beberapa ruas jalan di ibukota mengalami rusak berat dan berlubang, tentunya hal ini sangat membahayakan pengendara dan menambah kemacetan di jakarta.

 

Beberapa jalan rusak dengan lubang besar terlihat di sejumlah ruas jalan di jakarta, sebagai contoh kawasan jakarta utara seperti jalan Plumpang - Semper, Yos Sudarso, RE Martadinata dan di kawasan Kelapa Gading serta Tanjung Priok mengalami banyak lubang akibat jalan tergerus banjir selama beberapa hari.

 

Pengguna jalan khususnya pengendara jalan harus berhati – hati, karena lubang – lubang yang terbentuk cukup dalam dan dapat membahayakan keselamatan pengendara. Selain itu timbul beberapa masalah baru akibat rusaknya jalan di jakarta. Beberapa jalanan di jakarta mengalami kemacetan parah,  dikarenakan pengguna jalan mengurangi kecepatan kendaraanya, dikarenakan untuk menghindari lubang.

 

Beberapa faktor penyebap jalanan di Jakarta berlubang?


Berbicara tentang banyak lubang pada jalanan di jakarta pasti banyak yang bertanya kenapa jalanan di jakarta terlalu mudah berlubang, banyak faktor yang menyebapkan lubang di jakarta ,salah satunya  dikutip dari palu.loveindonesia.com, gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjelaskan penyebap jalanan di  Jalanan berlubang.

 

Menurut Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, genangan air tersebut disebabkan tidak ada ducting atau saluran utilitas, sehingga saluran air dipenuhi beragam kabel dan pipa yang kondisinya semrawut.

Mulai dari kabel PLN, Telkom, fiber optik, dan pipa gas. Akibatbatnya, kata Gubernur yang akrab disapa Jokowi itu, daya tampung saluran air menjadi berkurang. Belum lagi jika ada sampah yang menyangkut di kabel.

Penentuan & kualitas pemadatan tanah


Selain faktor diatas penentuan daya dukung tanah serta kualitas pemadatan tanah juga berperan dalam kualitas tanah di jalan raya. Pada proses pembangunan jalan raya harus dilakukan pengujian kepadatan tumbunan subgrade untuk menjaga kualitas jalan raya sebelum di aspal. Metode pengujian yang digunakan adalah California Bearing Ratio atau yang lebih dikenal dengan CBR.

Saat ini telah ada revolusi pengukuran daya dukung  tanah dan kepadatan perkerasan tanah yaitu TMR-DWPro.

Uji Daya Dukung Tanah

 

PT Testindo memiliki TMR DWPro yang merupakan salah satu produk alat uji daya dukung tanah dengan menggunakan TMR DWPro akan diperoleh manfaat sebagai  berikut ini :

 

  • Memantau nilai subbase dan perkerasan tanah karena jika terpantau akan mengakibatkan jalanan berlubang sebelum waktunya
  • Pengujian daya dukung permukaan tanah untuk menentukan tebal subbase.
  • Menjamin kualitas kepadatan tanah sehingga umur jalan raya tetap bagus sesuai perencanaan.

 

Sumber terkait : http://palu.loveindonesia.com/news/en/news/detail/299399/jokowi-jelaskan-mengapa-jalanan-jakarta-banyak-lubang
Sumber foto: http://image.metrotvnews.com/bank_images/actual/125361.jpg



Another Blog