Pembangunan Tol Manado-Bitung Terus Dipercepat
17 October 2017 13:03
Pembebasan lahan dan pembangunan tol Manado-Bitung akan terus dikebut untuk akses mobilisasi lalu lintas abgi masyarakat sekitar untuk bisa dioperasikan pada kuartal II/2019. Seperti dilansir oleh bisnis.com.
Direktur Utama PT Jasamarga Manado-Bitung George IMP Manurung mengatakan “Kami akan lakukan pembebasan lahan dan konstruksi . proyek jalan tol Manado-Bitung sepanjang 39,90 km ini ditargetkan dan dapaat dioperasikan pada kuartal II/2019. Ujarnya
Pembangunan proyek itu terbagi menjadi dua bagian yaitu seksi I dengan panjang jalan 14,9 km dari Manado-Airmadidi dengan pendanaan APBN dan pinjaman oleh Pemerintah China sebesar Rp 2,9 triliun. Sedangkan seksi II dengan panjang jalan 25 km dari Airmadidi-Bitung digarap oleh investor atau Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Manado-Bitung dan menghabiskan dan sekitar Rp 3,8 triliun.
PT Jasamarga Manado-Bitung merupakan usaha patungan dengan berbagai Perusahaan Negara dengan komposisi kepemilikan saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebesar 65%, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebesar 20%, dan PT PP (Persero) sebesar 15%.
Manurung merinci sampai akhir September 2017, progress proyek seksi II A yaitu ruas Airmadidi-Donowodu sepanjang 11,5 km, untuk pembebasan lahan sudah mencapai 84% dan proses pengerjaan konstruksinya baru 24%, sedangkan seksi B yakni Donowodu-Bitung dengan panjang 13,5 km dengan progress pembebasan lahan sekitar 16,03%. Tambahnya
Dia juga mengakui meskipun sudah dilakukan pembangunan konstruksi jalan di sejumlah titik namun masih memiliki masalah pembebasan lahan yang lama. Menurutnya tersendatnya pembangunan karena belum adanya kesepakatan harga antara pemlik lahan dengan harga yang ditentukan oleh tim apraisal, “Terutama ruas yang ada di Kota Bitung”. Tegasnya
masalah tersebut merupakan tantangan untuk bisa segera diselesaikan, dengan menjalin koordinasi dengan BPN Sulawesi Utara dan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta balai setempat. Manurung berharap akan pada kuartal I/2018 akan bisa dibebaskan secara 100%.
PT Testindo sebagai perusahaan control & monitoring system menyediakan jasa load test dan structural health monitoring system (SHMS) untuk jalan, jembatan, dan bangunan lainnya. Informasi pemesanan silakan hubungi tim kami ke nomor telpon yang tertera di website ini, atau chat dengan CS kami melalui fitur chating online yang tersedia di pojok kanan bawah website ini.
Another Blog
-
Penjelasan Seputar Mesin CNC
Dahulu, kegiatan produksi pada industri menggunakan mesin yang notabene dioperasikan oleh tenaga manusia… -
Longsor Terjadi di 4 Titik Jalur Arah Puncak
Hujan deras dan angin kencang yang mengguyur sejak senin dini hari menyebabkan terjadinya tanah longsor… -
Loading System & Shake Table, Alat untuk…
Indonesia merupakan negara yang terdiri dari banyak pulau, laut dan pegunungan. Beberapa pegunungan… -
4 Instrument yang Digunakan untuk Pengujian Tanah
Setiap pembangunan proyek harus melewati tahap pengujian untuk mendapatkan kualitas bangunan yang baik.…

