Home     About Us     Contact Us     Career     Magang




     twitter   google+

Latest Post


Bollard Pull Test (Pengujian Kapal) di Indonesia

 Untuk mengetahui kekuatan tarik atau daya dorong dari sebuah kapal/vessel atau tugboat/tongkang, dilakukanlah pengujian yang disebut Bollard Pull Test .  Bollard pull testing menjadi suatu standard keharusan untuk setiap kapal baru ataupun dipersyaratkan untuk memperoleh sertifikasi terutama untuk class.  

Bullard pull test (pengujian tongkang, pengujian kapal, pengujian vessel) dilakukan dengan mengikatkan kapal dengan tambang pada sebuah tonggak sebagai penahan gaya, dimana disana dipasangkan sensor beban (atau force transducer) pada tonggak (atau diantara tali penahan yang dipasangkan pada tonggak) yang dijadikan sebagai penahan kekuatan kapal/vessel


Hal yang paling memakan waktu adalah preparation sebelum pengujian. Pengujian bullard pull test diestimasikan 2 hari jika lancar, maksimal 3 hari.   

Klien mesti sudah menyiapkan bullard yang diikat pada tali tross.  Pada saat pengetesan engine vessel atau kapal dihidupkan full sampai mencapai Rpm 1600 + 10% (sesuai permintaan).  Dalam pengujian bullard pull Test ini, tim Testindo menyiapkan indikator load test sampai 300 ton, report pengujian serta personil tentunya.

Sebelum melakukan bullard pull test , yang penting disiapkan utamanya adalah permits/izin seperti izin ke syahbandar, pelni atau pihak yang digunakan fasilitasnya untuk testing.  Pengurusan izin pengujian adalah hal keharusan yang mesti menjadi perhatian serius sebelum penentuan waktu melaksanakan pengujian.